Diberdayakan oleh Blogger.
RSS

Hansel and Gratel: Witch Hunter

Film Hansel and Gretel Witch Hunters bercerita tentang peristiwa pada 15 tahun lalu dalam insiden rumah kue. Mereka, Hansel dan Gretel kecil sengaja ditinggal oleh ayah dan ibu tirinya di dalam hutan dan tidak tahu jalan pulang. Mereka masih sangat ingat bagaimana menghadapi penyihir kejam yang berusaha membunuh mereka berdua.

Kejadian mengerikan semasa kecil tersebut membuat Hansel (Jeremy Renner) dan Gretel (Gemma Arterton) geram dan ingin membalas dendam dengan memburu seluruh penyihir jahat di dunia saat mereka dewasa kelak. 15 tahun berselang sejak peristiwa itu, Hansel dan Gretel menjelma menjadi sepasang pemburu penyihir (Witch Hunter) yang sering disewa untuk membunuh penyihir jahat di berbagai kota.

Suatu hari, Hansel dan Gretel dipanggil oleh Walikota Augsburg untuk menangkap dan membunuh seorang penyihir jahat bernama Muriel (Famke Janssen). Penyihir tersebut menculik anak-anak kecil di kota itu dan berencana mengorbankan mereka untuk dijadikan tumbal dalam ritual Blood Moon.

Masalah semakin rumit dengan kehadiran Sheriff Berringer (Peter Stormare). Tentu saja permintaan tersebut tak semudah tugas-tugas sebelumnya. Mampukah Hansel dan Gretel mengatasi gangguan penyihir jahat Muriel tersebut? Kita lihat saja cerita selengkapnya dari Film Hansel and Gretel Witch Hunters.INFO FILM HANSEL AND GRETEL

Sutradara : Tommy Wirkola
Produser : Will Ferrell, Beau Flynn, Chris Henchy
Penulis Naskah : Dante Harper, Tommy Wirkola
Pemain : Jeremy Renner, Gemma Arterton, Fanke Janssen, Peter Stormare
Studio : Paramount Pictures
Genre : Action fiksi
Bahasa : Inggris
Tanggal Rilis : 25 Januari 2013

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Alive: (Survivor From Andes)

Alive (Survivor From Andes)

Ini adalah film yang berhasil membuatku tetap nempel di sofa dan rela memundurkan jam memasakku. Akibatnya, waktu untuk bersapa dengan laptop tercinta pun mundur juga. Tapi tidak apalah. Film ini memang bagus dan layak untuk ditonton. Diangkat dari kisah nyata tentang peristiwa kecelakaan pesawat Uruguayan Air Force Flight 571 yang terjatuh di Pegunungan Andes pada tanggal 13 Oktober 1972. Pesawat ini mengangkut tim rugby Uruguay beserta teman-teman dan keluarganya yang merupakan lulusan dari Universitas Stella Maris. Total penumpang adalah 45 orang dan hanya 16 orang diantara mereka yang selamat.


Aku tidak menggunakan nama-nama pemain disini ataupun nama tokoh, karena jalan cerita yang hebat-lah yang menjadi titik perhatian utamaku. Karena bisa dikatakan, tidak ada yang mendapat posisi paling penting disini. Semua orang adalah pemeran utama dalam film yang menunjukkan usaha manusia menaklukkan alam agar bisa menyelamatkan dirinya. Juga menunjukkan bagaimana manusia sendiri sebenarnya hanya secuil debu di alam ini. Bagaimana dalam penderitaan terhebat di alam luas itu, seorang atheis fanatik sekalipun bisa berubah dan mengakui keberadaan Tuhan Yang Maha Esa. Orang-orang yang tidak pernah berdoa berbalik dan berdoa dengan sepenuh hati dan bercucuran air mata, berharap agar mereka bisa selamat dari keganasan alam itu.

Cerita berawal ketika pesawat itu terjatuh, penumpang yang selamat kemudian berusaha menolong penumpang lain yang terluka, meski ada beberapa penumpang yang sudah tewas. Mereka yang terluka kemudian mendapat perawatan seadanya semampu mereka, sementara yang tewas dikeluarkan dari badan pesawat dan dibaringkan di salju tebal di luar.

Ada seorang penumpang selamata yang merupakan mahasiswa kedokteran, yang mengambil tugas untuk membantu pengobatan para korban yang terluka. Sementara yang lainnya membantu mengeluarkan korban-korban lain yang masih terjepit diantara kursi-kursi penumpang. Malam itu mereka bertahan di dalam pesawat karena ada badai salju hebat yang melanda pegunungan Andes. Dan badai salju itu pun menewaskan beberapa orang lagi malam itu.

Seluruh penumpang yang tertinggal kemudian membongkar barang-barang di dalam pesawat untuk mencari sesuatu yang bisa dimakan. Mereka menemukan sebungkus biskuit, beberapa batang coklat, dan dua botol anggur. Fernando bertindak sebagai pemimpin, dan memutuskan kalau mereka akan menghemat jatah makanan itu, sampai bantuan datang menyelamatkan mereka. Sehingga mereka hanya makan sepotong kecil coklat dan setengah tutup botol anggur untuk bertahan hidup.

Pada malam hari, mereka tidur di dalam badan pesawat yang sudah hancur. Menutupi jendela-jendelanya yang terbuka dengan kain-kain dan tumpukan tas untuk menahan hembusan angin yang dingin menusuk. Sambil berharap datangnya bala bantuan atau setidaknya melihat pesawat yang akan melintasi daerah itu.

Keesokan harinya, mereka melihat sebuah pesawat kecil terbang melintasi tempat itu. Mereka segera berkerumun keluar dan melambaikan tangan. Pesawat itu berputar-putar beberapa kali, dan Fernando yakin kalau pilot pesawat itu sudah melihat mereka, dan akan kembali untuk membawa bantuan. Mereka begitu bersuka cita. Dan dengan percaya diri mereka menghabiskan stok makanan mereka yang tersisa semuanya pada malam itu. Karena yakin kalau besok akan ada helikopter yang datang menjemput dan menyelamatkan mereka.

Tapi kenyataan berkata lain. Ternyata pesawat itu tidak melihat mereka dan karena itu tidak pernah kembali untuk menyelamatkan mereka. Maka penderitaan mereka pun semakin bertambah karena jatah makanan mereka sudah habis. Akhirnya beberapa orang memutuskan untuk mencari bagian ekor pesawat. Di sana ada aki yang bisa mereka pergunakan untuk menghidupkan kembali radio pesawat dan memanggil bantuan. Masalahnya, mereka tidak yakin dimana letak pasti dari bagian ekor pesawat yang patah itu. Dan mereka sama sekali buta dengan daerah pegunungan dengan salju setinggi perut itu.

Akhirnya diputuskan, bahwa tiga orang akan berangkat untuk mencari lokasi ekor pesawat itu dan membawa aki tersebut ke badan pesawat. Tapi ternyata perjalanan itu sangat berbahaya. Pada siang hari, Pegunungan Andes memang mendapat sinar matahari, sehingga mereka tidak terlalu merasa kedinginan. Tapi di malam hari, tanpa perlindungan yang memadai, manusia akan tewas karena membeku.

Tim yang berangkat ini tidak membawa perlengkapan apapun. Mereka hanya berbekal sweater tipis dan sepatu sneaker. Ditambah lagi perut kelaparan karena sudah dua hari tidak makan. Mereka terduduk membeku kedinginan ketika malam tiba. Untungnya mereka berhasil selamat hingga muncul matahari pagi. Karena itu mereka memutuskan untuk kembali saja, meskipun tanpa hasil.

Kegagalan tim pertama kemudian berusaha diperbaiki kembali. Mereka memutuskan untuk menunggu hingga cuaca benar-benar bersahabat dan tidak ada badai salju. Mereka akan menambah jumlah pakaian agar lebih hangat. Tapi masalah yang masih belum ada penyelesaiannya adalah: bagaimana mengatasi rasa lapar. Karena tanpa makanan, mereka akan menjadi lemah dan tewas karena kedinginan.

Akhirnya, memberikan sebuah usul yang sangat mengejutkan mereka. Bahwa untuk bertahan hidup di cuaca yang ekstrim itu, mereka harus makan banyak daging. Karena daging adalah sumber kalori yang paling besar. Dan karena tidak ada hewan yang bisa diburu di sekitar itu, maka mereka harus memakan mayat-mayat korban yang terbaring di luar.

Pada awalnya, hampir semua menolak usul itu. Tapi perlahan-lahan, dengan memahami situasi yang mereka alami, akhirnya mereka menyadari kalau mereka tidak punya pilihan lain. Yang pertama kali mengiris daging dari mayat itu adalah Fernando dengan menggunakan pecahan kaca jendela pesawat. Adegan itu menunjukkan bagaimana dengan susah payah ia memasukkan potongan daging yang dicungkilnya dari bagian pinggang salah satu mayat itu ke dalam mulutnya. Berusaha mati-matian melawan rasa ingin muntah dan menelannya dengan bantuan segenggam salju yang dimasukkan dengan terburu-buru ke dalam mulutnya.

Setelah itu, barulah kawan-kawannya yang lain menirunya. Suhu yang membeku telah berfungsi sebagai lemari es raksasa. Mayat-mayat itu tidak membusuk tapi membeku seperti disimpan di dalam freezer dan tetap segar. Mereka berhasil bertahan hidup selama 70 hari di pegunungan es itu karena tetap memiliki tenaga dari memakan daging mayat.

Setelah masalah perut teratasi, mereka kemudian kembali mengirimkan regu yang baru untuk mencari ekor pesawat. Mereka memperlengkapi tim yang baru ini dengan pakaian tebal, sepatu bot dan sekantung daging manusia untuk penambah tenaga di perjalanan. Kali ini tim kedua berhasil menemukan letak ekor pesawat sekaligus menemukan aki yang mereka cari-cari. Tapi ternyata aki itu sangat berat sehingga mereka tidak mungkin membawanya turun kembali. Mereka kemudian memutuskan untuk membawa orang yang mengetahui cara memperbaiki radio ke tempat aki itu berada.

Malangnya, ternyata mereka tidak berhasil memperbaiki radio itu. Tapi mereka menemukan sejumlah kain berlapis penahan panas yang bisa dipergunakan sebagai kantung tidur. Mereka kemudian membawa kembali barang-barang yang bisa dipergunakan ke tempat mereka. Seperti baju-baju tambahan untuk penghangat. Sementara itu jumlah mereka semakin berkurang, karena setiap hari selalu ada yang tewas karena tidak tahan dengan suhu udara yang sangat dingin itu.

Akhirnya mereka memutuskan untuk mencari sendiri bantuan, karena kalau tetap diam dan menunggu disana, mereka juga pasti akan tewas. Tim ketiga akhirnya berangkat lagi untuk mendaki. Kali ini dengan tujuan untuk mencari daerah pemukiman penduduk sejauh mereka bisa berjalan kaki. Dari sana mereka akan mencari bantuan untuk menjemput kawan-kawan mereka yang tersisa. Mereka kembali setelah memperlengkapi diri dengan jatah daging, kantung tidur yang bisa menahan panas dan sepatu yang lebih kuat karena dililit dengan tali.

Dari awal memang sudah bisa dipastikan kalau perjalanan ini tidak akan mudah. Mereka hanya berbekal keyakinan kalau Chile berada di arah Barat, tapi tidak tahu akan sejauh apa perjalanannya. Bahkan di tengah perjalanan pun mereka hampir tergelincir ke jurang. Ditunjukkan kalau cukup banyak hari yang terlewati ketika akhirnya mereka menemukan sebuah lembah. Puncak pegunungan es itu akhirnya terlalui juga. Dan mereka kembali dengan membawa bantuan helikopter untuk menjemput teman-temannya yang masih menunggu di pegunungan.

Akhir film yang mengharukan. Ketika semua orang yang sudah putus asa menunggu dalam diam di bangkai pesawat, mereka mendengar suara helikopter yang mendekat, kemudian buru-buru berlari ke luar untuk melihat. Dan terlihatlah ketiga orang teman mereka yang dengan berani telah melintasi dan menaklukkan puncak gunung es itu dengan peralatan seadanya, melambaikan tangan dari atas helikopter. Semua tertawa sambil menangis dan melambaikan tangan.

Kisah ini dituliskan oleh salah seorang korban yang selamat, kemudian diproduksi dalam bentuk film pada tahun 1993. Dan didedikasikan untuk mengenang ke-29 penumpang lain yang telah tewas di Pegunungan Andes itu. Beberapa pemerannya antara lain Ethan Hawke, Vincent Spano dan Josh Hamilton. Beberapa tahun kemudian, para penumpang yang selamat kembali ke lokasi jatuhnya pesawat dan mendirikan salib raksasa dari besi di puncak bukit itu, sebagai monumen untuk sahabat, adik dan sanak-keluarga mereka yang tewas. Salib itu begitu besar sehingga terlihat dari puncak gunung yang lain. Film yang luar biasa...

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Perfume: The Story of Murderer



Dia bisa menguasai dunia ini dengan sebotol kecil parfum yang dikantonginya. Hanya sebotol kecil, tidak sampai setengah liter. Hanya dengan itu saja, orang-orang akan memujanya dimanapun dia berada. Padahal dia hanyalah seorang remaja kurus, miskin, yang sudah membunuh 25 perempuan muda dan cantik. Karena kegilaannya. Karena indra penciumannya yang luar biasa. Film yang berlatar belakang Prancis pada abad ke-18 ini, mengingatkanku pada Dangerous Liaisons yang kutulis kemarin. Setting film yang sangat bagus dan diangkat dari kisah novel juga, dengan judul yang sama karangan Patrick Suskind.

Jean-Baptiste Grenouille (diperankan oleh Ben Whishaw ) adalah seorang anak yatim piatu yang terlahir di jalanan kumuh kota Paris. Dia tidak mahir berbicara sehingga semua orang menjauhinya. Tapi dia dianugerahi indera penciuman yang luar biasa. Sayangnya, dia dijual ke sebuah pabrik penyamakan kulit yang bau, sehingga dia sangat tersiksa dengan aroma yang harus dihirupnya setiap hari itu.

Ketika sedang mengantarkan pesanan kulit ke kota, Grenouille mengenal cairan wangi bernama parfum, racikan seorang ahli parfum terkenal di Paris bernama Giuseppe Baldini (diperankan oleh Dustin Hoffman). Dia sangat menyukai wangi parfum itu dan berusaha keras untuk menemukan materi apa saja yang telah membuatnya begitu wangi.

Ketika sedang sibuk mencari-cari aroma yang mungkin saja berada diantara campuran parfum itu, tiba-tiba saja ia mencium sebuah aroma yang sangat wangi yang belum pernah diciumnya sebelumnya. Ternyata aroma wangi yang diciumnya itu berasal dari seorang gadis penjual buah yang sedang berjalan beberapa meter di depannya. Gadis itu miskin jadi tidak mungkin mengenakan parfum. Jadi aroma wangi yang diciumnya itu sudah pasti berasal dari aroma alami tubuhnya.

Ketika itulah Grenouille menemukan aroma yang paling wangi diantara semua campuran parfum biasa. Aroma gadis muda yang cantik. Saking terobsesinya dengan aroma wangi ini, Grenouille mulai membunuhi satu-persatu gadis cantik di kota itu. Dia membuat suatu ramuan dari lemak hewan, yang bisa menyimpan aroma tubuh gadis itu. Hanya saja, caranya memang aneh. Dia harus mengoleskan lemak itu ke sekujur tubuh si gadis, lalu mengeruk kembali lemaknya dari kulitnya dengan menggunakan sebuah pisau. Tapi tentu saja, semua gadis yang dimintanya menjadi sukarelawan akan ketakutan dan menolak. Akhirnya dia membunuhnya. Gadis pertama yang dibunuhnya adalah si penjual buah yang ditemukannya di jalan.

Sejak saat itulah dia mulai membunuhi setiap gadis cantik yang ada di kota itu. Seluruh penduduk kota ketakutan. Tuduhan diarahkan kepada pria miskin dan belum menikah yang bertebaran disana. Akibatnya, banyak yang menjadi korban, dibunuh karena dicurigai. Pihak gereja sudah mulai resah dengan kericuhan ini. Mereka beranggapan kalau setan-lah yang berada dibalik semua kejadian buruk ini. Dan memutuskan untuk mengundang Kardinal agar mendoakan kota itu ada bebas dari kuasa jahat.

Bertepatan dengan munculnya sang Kardinal, salah seorang penjahat yang ditangkap mengaku kalau dia adalah si pembunuh gadis-gadis muda itu. Seisi kota menjadi lega. Tak ada lagi yang merasa takut keluar malam. Mereka kembali berpesta seperti sebelum kejadian pembunuhan itu berlangsung. Tanpa mereka sadari Grenouille mengintip dari balik kegelapan, merasa beruntung dengan kejadian yang tidak terduga ini.

Sebenarnya ia mengincar seorang gadis berambut merah yang sangat cantik bernama Laura (diperankan oleh Rachel Hurd-Wood). Hanya saja Laura berbeda dengan korban-korbannya sebelumnya karena ia putri seorang bangsawan kaya. Sementara korban-korbannya yang lain adalah gadis miskin atau bahkan pelacur, sehingga lebih mudah didapatkan. Lemak dari tubuh gadis-gadis korbannya itu kemudian disulingnya, sehingga berubah menjadi ekstrak parfum sebanyak satu sendok makan. Masing-masing dimasukkannya ke dalam botol kecil yang terpisah. Ketika akhirnya botol ke-24 terisi, maka tinggal Laura-lah yang harus di dapatkan. Aroma tubuhnya yang akan mengisi botol ke-25.

Ayah Laura, Richis (diperankan oleh Alan Rickman) tidak begitu saja percaya kalau pembunuh berantai itu sudah tertangkap. Dia yakin, kalau yang mengaku itu bukan pembunuh yang mereka cari, dan yang sebenarnya masih berkeliaran mencari mangsa. Karena itulah dia begitu protektif menjaga putrinya dan melarangnya berada di luar rumah terlalu lama. Tapi Laura adalah gadis remaja yang periang, dia tidak suka terlalu dikungkung oleh ayahnya. Karena itu, ayahnya memutuskan untuk membawa Laura ke luar kota dan menitipkannya di sebuah biara, sampai pembunuh itu ditangkap.

Mereka berangkat dini hari dengan naik kuda. Richis merancang agar rombongan mereka dibagi dua. Satu rombongan yang membawa perlengkapan mereka berjalan lewat jalur selatan, sementara mereka berdua melewati utara. Tapi penciuman Grenouille yang sangat luar biasa, tidak bisa ditipu. Ia tetap bisa menemukan keberadaan Laura, hanya dengan menghirup napas dalam-dalam, berusaha menghirup aroma gadis cantik itu. Dan dia pun berhasil menemukannya. Dan membunuh Laura ketika sedang tidur di kamarnya. Ia lalu menyuling lemak tubuh Laura dan mencampurnya dengan ke-24 botol kecil yang sudah dimilikinya. Terkumpullah satu botol kecil berisi beberapa mili liter inti parfum dari ke-25 gadis muda dan cantik yang sudah dibunuhnya.

Pada saat itulah Richis berhasil menangkapnya dan melaporkannya ke pihak yang berwajib. Mereka merencanakan hukuman yang sangat kejam untuk Grenouille. Hukuman ini sangat terkenal di Paris pada masa itu. Dimana penjahat akan diikat di sebuah kayu. Lalu seorang algojo akan memukul dua belas sendi pada tubuhnya hingga patah. Ini adalah proses kematian yang sangat menyakitkan dan lama. Sehingga penjahat itu akan merasakan sakit yang amat luar biasa terlebih dahulu, baru kemudian mati.

Ketika dijemput dari penjara, Grenouille mengeluarkan botol parfumnya. Dan tanpa sengaja mengeluarkan beberapa tetes ke tangannya. Tanpa diduga, setelah mencium aroma parfum itu, kepala penjara berubah sikap dan tunduk menyembahnya. Ia bahkan memberikan bajunya yang mewah untuk dipakai oleh Grenouille. Juga memberikan kereta kudanya untuk dipakai Grenoullie ke lapangan tempat dia akan dieksekusi.

Ribuan massa yang sudah menunggu dengan marah di lapangan terheran-heran melihat penjahat yang akan dieksekusi itu datang dengan mobil mewah milik pejabat dan mengenakan baju mahal yang kebesaran. Karena kepala penjara itu gendut, sementara Grenouille sangat kurus. Ketika ia sudah berada di atas panggung tempat eksekusinya, dia mengeluarkan sapu tangan sutera dari kantongnya dan memercikkan sedikit parfum miliknya ke ujung saputangan.

Sang eksekutor yang terlihat besar dan bengis langsung berlutut menyembahnya dan berseru kepada orang banyak kalau Grenouille tidak bersalah. Orang-orang sampai heran. Grenouille semakin bersemangat. Ia lalu melambai-lambaikan saputangan itu ke arah orang banyak, khususnya ke arah Kardinal yang berada agak jauh darinya. Seketika, semua orang yang seperti melayang dan lupa diri. Bahkan Kardinal jatuh berlutut dan menyebut kalau Granouille bukanlah manusia.
”He is an angel. He is an angel.” Katanya.
Dan dalam sekejab, kerumunan orang ramai itu berlutut menyembahnya lalu pingsan tak sadarkan diri.

Di akhir cerita ditunjukkan kalau Grenouille berjalan sendirian menuju ke tempat kumuh tempat ia dilahirkan. Dalam perjalanan ia berpikir kalau parfum yang dimilikinya ini tak ada artinya sama sekali. Parfum itu memang bisa membuat dia memperbudak seisi dunia. Dia bisa mengirim surat yang ditetesi parfum itu kepada Paus dan mengatakan kalau ia adalah Mesias yang baru. Tapi Grenouille tidak melakukannya.

Sehebat apapun parfum itu, tidak akan bisa membuat orang lain mencintainya dengan tulus. Mereka hanya mencintainya karena parfum itu. Dan gadis yang dicintainya, si penjual bunga di jalan kumuh yang pertama dibunuhnya, tidak akan hidup kembali. Meskipun dia memiliki satu tong besar parfum ajaib itu, tetap saja dia akan sendirian di dunia ini. Kesepian. Akhirnya dia memutuskan untuk kembali ke daerah yang membesarkannya dulu. Di jalanan kumuh kota Paris.

Sesampainya disana, dia melihat segerombolan pengemis dan gelandangan yang sedang berkumpul mengelilingi api unggun kecil. Grenouille lalu menuangkan seluruh isi botol iti ke tubuhnya. Semua gelandangan itu menoleh ke arahnya dan terpesona. Dengan menjerit-jerit mereka lari mendekatinya dan mengerubunginya. Rasa cinta yang mereka rasakan begitu besarnya sehingga mereka semua memakan Grenouille hidup-hidup, tanpa tersisa. Tulang belulangnya pun habis. Begitulah akhir si peracik parfum yang ahli. Tewas karena dimakan oleh gelandangan. Ternyata, kekuasaan terbesar sekalipun tidak bisa membuat seseorang bahagia.(2007)

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Teen Love Novels: Di Balik Mata Ini

Riana duduk di sebuah taman di depan rumahnya sambil memainkan biolanya. Nada-nada indah mengalun dengan merdu. Siapa saja yang mendengarnya pasti akan tersentuh. Meskipun buta riana termasuk perempuan yang sangat berbakat. Dia tergolong dalam orang-orang cacat yang memiliki kelebihan.

Sepuluh tahun yang lalu, saat riana duduk di bangku SD, dia mengalami kecelakaan yang hampir merenggut nyawanya. Saat itu di tengah bermain kejar-kejaran bersama teman kecilnya yang bernama satria. Pada saat yang sama satria berlari menuju kejalan raya, tanpa di sangka mobil melintas ke arahnya, riana yang melihat kejadian itu langsung berlari ke arah satria dan mencoba menariknya agar terhindar dari mobil itu. Alhasil satria terbebas dari mobil itu tetapi malah dirinya yang tertabrak. Inilah penyebab kebutaannya. Melihat hal itu satria terus-terus saja di hantui rasa bersalah yang amat mendalam sampai sekarang ini. Dia rela melakukan apa saja demi menebus rasa bersalahnya terhadap riana bahkan dia rela mendonorkan matanya tetapi riana menolaknya. Hingga pada akhirnya satria mengikuti orang tuanya ke luar negri.

Hari-hari riana di isi dengan kegelapan. Dia tidak pernah merasa putus asa maupun mengeluh. Dia tetap saja menikmati hari-harinya dengan senyuman. Dia tidak pernah menjadikan kebutaannya ini sebagai alasan untuk terpuruk. Justru dia merasa beruntung karena masih di beri kesempatan untuk hidup dan menjalani hari-hari.Kadang-kadang riana diliputi rasa rindu dengan satria sahabatnya. Sudah tiga tahun mereka tidak pernah bertemu. Meskipun kehilangan satria riana memiliki teman baru yoga namanya. Mereka bertemu di tempat les biola. Yoga adalah laki-laki yang baik, meskipun belum lama berkenalan tetapi dia sangat baik dan perhatian terhadap riana. Entah mengapa setiap berada di dekat goya riana selalu merasakan sesuatu yang aneh. Dia selalu merasa kalau yoga seperti tidak asing baginya dan terasa sudah lama mengenal yoga. Tapi siapa pun dia, riana sangat berterimah kasih karena sudah baik padanya dan selalu membuat dia bahagia.

Sebulan pun telah berlalu, yoga dan riana makin akrab saja. Suatu hari riana menangis karena rindu akan sahabatnya yang telah lama meninggalkannya. Yoga yang tidak tega melihat riana menangis akhirnya menghiburnya dan mengembalikan senyum cerianya kembali. Dia selalu membuat hari-hari riana penuh dengan keceriaan dan selalu ada disaat riana butuh dimana pun dan kapan pun. Riana sangat berharap suatu hari nanti ketika keajaiban datang menghampirinya dan dia sudah dapat melihat lagi, orang yang akan ia temui pertama kali adalah yoga, dia ingin menatap wajah yoga dan membelainya, sekaligus ingin berterimah kasih karena sudah baik padanya.

Kebersamaan mereka yang di rajut untuk beberapa bulan saja akhirnya kandas di tengah jalan. Entah mengapa yoga tiba-tiba menghilang dan sulit sekali untuk di hubungi. Lagi-lagi riana harus ditinggalkan oleh orang-orang ia sayangi. Dia sangat sedih karena harus menerimah kenyataan itu dan lebih menyedihkan lagi, di saat dia akan melihat lagi dia harus kehilangan yoga. Padahal selama ini dia selalu mengimpikan akan melihat yoga dan berbagi kebahagiaan dengannya. Setelah sekian lama menunggu donor mata, akhirnya ada juga pendonor mata yang datang. Entah siapa pendonor mata ini, identitasnya sangat di rahasiakan. Menurut dokter belum saatnya kamu mengetahui siapa pendonor mata ini, nanti setelah kamu melihat baru bisa mengetahuinya. Hatinya begitu galau mendengar pernyataan dokter karena dia ingin sekali berterimah kasih pada sang pendonor mata.

Seminggu setelah operasi mata berjalan. Akhirnya riana sudah bisa melihat indahnya dunia ini. Apa-apa saja yang dulu ia tidak bisa liat akhirnya dia bisa melihat, menyentuh dan merasakannya. Bahkan wajahnya pun akhirnya sudah bisa ia lihat di depan cermin. Dia sangat bahagia.

Tak ada kata-kata yang ia dapat ucapkan selain beryukur kepada yang di atas. Diam-diam dia meneteskan air matanya. “andaikan yoga dan satria ada di sini”. Ucapnya lirih. Tiba-tiba saja dia di kagetkan oleh panggilan mamanya, dia lalu buru-buru menghapus air matanya. Dia kaget dan sedikit heran ketika mamanya memberikannya sebuah surat. Buru-buru ia membacanya. Setelah membaca isi surat, tak kuasa ia menangis dan berteriak sekeras-kerasnya. Ternyata pendonor matanya adalah satria alias yoga. Selama ini orang yang bernama yoga adalah satria, di memberikan matanya karena dia ingin melihat riana bahagia dan sebagai wujud rasa bersalahnya di masa lalu. Riana tak kuat lagi, dia terus-terus saja menagis. Dan lebih membuat hatinya hancur adalah pendonor matanya adalah sahabatnya sendiri. Entah apa yang harus ia lakukan, dia belum sempat berrterimah kasih karena tiga hari setelah operasi satria sudah berangkat ke luar negri.

Ini merupakan kejadian yang amat tidak bisa di lupakan riana, karena di balik matanya terdapat mata satria. Mata riana adalah mata satria, begitupun sebaliknya. “jaga mataku baik-baik riana, aku sangat bahagia bisa melihatmu bisa melihat lagi. Senyum mu adalah bahagiaku”. Begitulah pesan terakhir di isi surat satria.

Mata adalah ciptaan terindah yang di berikan oleh allah. Salah satu hadiah yang sangat luar biasa yang diberikan oleh allah adalah penglihatan.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Kekuatan Senyuman

Kekuatan Senyuman


“Orang yg tidak bisa tersenyum dengan baik, tidak layak untuk berdagang"
Pepatah Tiongkok.

Sebuah senyuman dapat membuat orang membuka hati. Sebaliknya, muka masam dapat menutup hati.

Seorang yg berpose dengan senyuman, jauh nampak lebih indah dipandang & terlihat lebih segar & menarik ketimbang orang yg berpose dengan wajah kaku, apalagi cemberut.

Senyuman laksana magic yg mampu menghadirkan banyak sekali keajaiban 2x.

Senyuman penuh ketenangan memiliki kekuatan yg mampu meluluhkan kemarahan seseorang.

Hati kita bisa tiba 2x merasa begitu damai, padahal sebelumnya begitu masam, lantaran kita menerima hadiah senyuman dari orang yg sama sekali tidak dikenal.

Berdasarkan penelitian para pakar kedokteran, dari segi kesehatan, orang yg murah senyum akan terbebas dari penyakit stress.

Jantungnya akan berdetak secara normal & para dokter telah menemukan bahwa senyuman membuat orang lebih sehat & awet muda.

Bagaimana ini terjadi ? Menurut ilmu kedokteran, untuk menghasilkan sebuah senyuman, seseorang cukup membutuhkan 17 otot wajah, sementara untuk cemberut seseorang membutuhkan 32 otot wajah.

Mari tersenyum tulus dari hati & Dilarang Keras Tersenyum Sendiri :).

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Dalam Bijak Islam Berkata

  Dan gerimis malam menemani rindu pada sang khalik, danrjarak, suara desir angin membawa jiwa tak berjarak. Padamu Ya Allah, segala ragu jadi padu, Padamu Yang Maha Tinggi segala jiwa terhuyung jadi tegak. Lalu nadi mulai mengalir mulai gemetar terbalut cahyaMu, Dan aku tak berbentuk menyatu dalam rindu dan cinta padamu.


  Jika engkau miskin bersyukurlah karena engkau akan sedikit mempertanggungjawabkan hartamu. Jika engkau kaya, bersyukurlah karena engkau mempunyai banyak kesempatan untuk beramal. Apapun yang terkadang kita anggap kekurangan sesungguhnya itu rahmat jika kita mensyukurinya, dan apapun yang kita anggap nikmat bisa jadi azab jika kita tidak mensyukurinya.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

The Power of SENYUM

  • Seorang yang dengan senyuman, jauh manpak lebih indah dipandang dan terlihat lebih segar dan menarik, ketimbang orang yang berpose dengan wajah kaku, apalagi cemberut.
  • Senyuman laksana magic yang mampu menghadirkan banyak sekali keajaiban.
  • Senyuman penuh ketenangan memiliki kekuatan yang mampu meluluhkan kemarahan seseorang

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS